Pertemuan Dengan Dirinya
Hari demi hari berganti, Mingu demi minggu berlalu, Bulan sudah menjadi purnama berkali-kali, akhirnya wanita yang merantau di pulau seberang akan kembali ke rumahnya.
Wanita ini sudah lama rindu rumah, karena kesibukannya ditempatnya praktek, menyebabkan dirinya tidak dapat libur panjang, adapun liburnya hanya 4minggu dalam setahun. Bisa kamu bayangkan betapa berharganya waktu bagi dirinya. Tiba saatnya wanita ini kembali ke pelukan orang tua dan kakak adiknya tercinta, terutama keponakan yang ia sangat kangenin.
Bagaimana kabar dengan si anak laki-laki yang telah terjebak tersebut? Kabarnya baik, ia mencoba menjalani hari-harinya dengan versi terbaiknya.
Wanita ini juga tidak lupa memberi kabar kepada anak laki-laki ini, bahwa ia akan kembali pulang.
Yha! this boy is so excited for waiting her!
Singkat cerita, wanita ini telah tiba di Bali, dia sudah membuat schedule yang padat dengan siapa dan apa saja yang akan ia lakukan dengan waktu yang sesingkat itu. Hari itu adalah hari minggu, dimana hari itu adalah hari Banyu Pinaruh, rentetan setelah Hari Raya Saraswati. Saat itu anak laki-laki ini dengan temannya sudah berencana akan mandi di pantai di daerah Sanur, begitupula dengan wanita ini mengajak sanak saudaranya untuk mandi disana.
![]() |
| Ini pantai |
Awalnya wanita ini akan mengajak ke pantai dekat rumahnya, namun ternyata sangat ramai, akhirnya wanita ini mengikuti saran dari anak laki-laki ini untuk mencoba mandi di pantai tempat anak laki-laki ini dan teman-temannya.
Sesampainya disana, anak laki-laki ini sama sekali tidak terlihat gemetar ataupun gugup, dia langsung saja nyebur ke air laut yang asin (yaialah asin cuy, kalo manis mah itu air tebu).
Berselang sekian menit, tibalah seorang wanita yang bisa dikatakan tidak asing.. teman-teman dari anak laki-laki ini meneriaki
Benar saja, ternyata memang dia, anak laki-laki ini malu, dan yaa.. dia memang pemalu sebenarnya, tapi ia memberanikan diri untuk kesana, dan berkenalan secara langsung untuk pertama kalinya..Wee, itu dia gak? cobak samperin muh!
wanita ini menyambut dengan senyum, dan sangat ramah..
Yap, akhirnya obrolan mereka sangat panjang, disertai dengan canda dan tawa, lalu wanita ini ikut masuk ke dalam air, ikut berbincang dengan teman dari anak laki-laki ini, mereka tertawa bersama larut akan candaan yang sembari diselipkan ejekan gudig oleh salah satu teman dari anak laki-laki ini.
Sangat friendly, begitu kesan yang tersampaikan saat itu, juga kesan keibuan yang sangat dirasa, dimana wanita ini mengajak adik-adiknya dan menjaganya seperti menjaga anak nya sendiri, padahal belum pernah punya anak.
Pertemuan yang bisa dikatakan singkat, tapi sangat membekas dalam ingatan anak laki-laki ini.

Komentar
Posting Komentar