Salah Langkah
Sesuai judul kali ini, mengapa bisa dikatakan salah langkah?
Cerita ini dimulai pada suatu hari yang biasa-biasa saja, tidak terlalu spesial, karena yang spesial cuman martabak di pasar.
Disaat anak laki-laki yang sudah merasakan kedekatannya sangat dekat dengan wanita ini, dan sebenarnya sudah meniatkan diri untuk mencari dia, hal ini pun terjadi.
Jika penulis tidak salah, hari itu kejadiannya dimalam hari, dimana mereka sedang lancar-lancarnya chat, kemudian mantan dari anak laki-laki ini mengirimkan pesan yang isinya adalah..
Aku mau kita balikan
Seketika anak laki-laki ini panik, bingung, apa yang harus ia perbuat, ia mencoba tetap tenang, namun tidak bisa, ia mencoba membuat pancake tapi tidak bisa juga. Akhirnya ia memutuskan untuk menge-chat wanita yang ia sukai. Ia bertanya hal apa yang harus ia lakukan sekarang, apa yang harus ia jawab, namun sama sekali tidak ada balasan yang dinanti-nanti.
Mencoba tuk berpikir tenang, mencoba tuk mencari win-win solution, akhirnya anak laki-laki ini nekat membalas chat dari mantan dengan segala pertimbangan yang ia pikir hal tersebut sangat matang, tapi sebenarnya adalah boomerang buat dirinya kelak.Yap, awalnya anak laki-laki ini sempat menolak balikan, karena dia berkata dia ingin bebas, dan disisi lain dia sudah menyukai wanita ini, namun mantannya berkata
'lebih baik kita gak kenal kalo kayak gini'anak laki-laki ini tidak tega akan hal tersebut, iya.. anak laki-laki ini dan wanita yang ia sukai mempunyai sifat yang sama, tidak tegaan.. hal itu juga merupakan alasan mengapa wanita ini tetap stay dengan mantannya disana.
dengan rasa tidak tega pun dirinya meng-iyakan untuk balik dengan sang mantan, mantanya sendiri memberikan syarat bahwa jika dalam waktu seminggu ia merasa tidak nyaman, ia bisa memutuskan hubungan tersebut. Syarat yang menguntungkan menurut anak laki-laki ini.
Waktu cepat berlalu, seminggu sudah ia lalui, memang berat rasanya menjalani sebuah hubungan yang tidak dilandaskan dengan pure rasa sayang. Tiba saatnya anak laki-laki ini mengutarakan isi hatinya, dengan penuh keyakinan ia menghubungi mantanya tersebut, dan ingin mengatakan bahwa ia akan menyudahi hubungan ini.
dan...
terjadi lagi..kisah lama yang terulang kembali.. (ngawur ini yang nulis)
Setelah melakukan basa basi dengan mantannya, akhirnya anak laki-laki ini langsung to the point mengatakan isi hatinya..
lalu..
What? anak laki-laki ini terkejut bukan kepalang, ia mendapat balasan yang tidak sesuai dengan janji yang diucapkan oleh mantannya. Mantannya tidak ingin berpisah, anak laki-laki ini kebingungan ingin berargumen apalagi, karna notabene mantannya adalah juara debat, anak laki-laki ini tidak pernah menang sekalipun dalam hal adu argumen apapun.
Disaat itu ia merasa telah dijebak, dan merasa dirinya telah mengambil langkah yang salah.

Komentar
Posting Komentar